Konsumsi BBM Mercedes-Benz AMG E 53 4Matic Plus Sedan, Mobil Mewah Buruan Orkay!

Mobil Mercedes-Benz E-Class mungkin masuk ke dalam salah satu varian kendaraan terlama dan tertua karena sudah berkiprah semenjak tahun 1953. Hebatnya lagi, sampai sekarang masih diproduksi, termasuk varian baru bernama Mercedes-Benz AMG E 53 4Matic Plus Sedan dengan perubahan konsumsi BBM miliknya dari waktu ke waktu.

Harganya pun tak sembarangan karena sudah terdiri dari 10 digit angka alias milyaran rupiah. Tentu saja, ada harga ada rupa karena sebagian besar E-Class ini sangatlah menonjol sebagai kendaraan menengah ke atas.

Bukan hanya tampilannya yang megah, juga sampai pada pilihan mesinnya yang bertenaga dan kenyamanannya saat berkendara.

Selain daripada sedan, AMG E 53 juga tersedia dalam bodi bergaya coupe dan estate.

Tapi di postingan kita kali ini, kita hanya akan berfokus pada Mercedes-benz AMG E 53 4Matic Plus Sedan lengkap beserta BBM-nya.

Konsumsi Bahan Bakar Mercedes-Benz AMG E 53 4Matic Plus Sedan

Konsumsi bahan bakar Mercedes-Benz AMG E 53 4Matic plus Sedan

  • Mercedes-Benz AMG E 53 4Matic Plus Sedan 2018: 8,7 KM/L di dalam kota, 14,1 KM/L di luar kota, dan 11,5 KM/L rute campuran.
  • Mercedes-Benz AMG E 53 4Matic Plus Sedan 2019: 8,7 KM/L di dalam kota, 14,1 KM/L di luar kota, dan 11,5 KM/L rute campuran.
  • Mercedes-Benz AMG E 53 4Matic Plus Sedan 2020: 8,9 KM/L di dalam kota, 11,9 KM/L di luar kota, dan 10,2 KM/L rute campuran.
  • Mercedes-Benz AMG E 53 4Matic Plus Sedan 2021: 8,9 KM/L di dalam kota, 11,9 KM/L di luar kota, dan 10,2 KM/L rute campuran.

Pada dasarnya, semua bodi gaya dari AMG E 53 4Matic Plus memiliki jeroan yang sama, yaitu dikemas bersama mesin bensin berkapasitas 3.0L inline 6-silinder berteknologi M256 E30 DEH LA G.

⚡LAGI VIRAL!  Konsumsi BBM Chevrolet Spark Terjangkau dan Mudah Dikendarai

Alhasil, performa yang dikeluarkan oleh sedan sama dengan varian estate dan coupe, yang mana mencapai 429 Hp dan torsi sebesar 520 Nm.

Kelebihan daripada varian kendaraan ini dengan E-class biasa terletak pada teknologi AMG miliknya, yang mana memiliki kepanjangan “Aufrecht Melcher Großaspach”.

Asal Muasal AMG

Mercedes-Benz AMG E 53 4Matic plus Sedan

Penting banget untuk mengetahui apa itu AMG yang tersemat pada Mercedes-Benz E Class karena teknologi inilah yang berperan penting terhadap performa yang dihasilkannya.

Seperti yang sudah disebutkan di atas, AMG terdiri dari 3 kata asing berupa “Aufrecht Melcher Großaspach”, yang mana dua kata pertama merupakan nama belakang dari pendiri Mecedes, yaitu Werner Aufrecth dan Erhard Melcher.

Sementara Großaspach diambil dari nama kota di Jerman tempat kelahiran Aufrecth.

Di luar dari asal-usulnya, teknologi ini dirancang untuk memberikan tenaga yang lebih besar dan pengendalian yang lebih halus pada kendaraan kita tersebut.

Tak hanya itu saja, kehadiran AMG ini jugalah yang membuat mobil Mercedes-Benz AMG E 53 4Matic Plus Sedan memiliki gaya sporty yang mewah dan berkelas.

Tentu saja, semua kapasitas tersebut memerlukan bahan bakar yang tinggi sehingga tak heran jika konsumsi BBM dari mobil ini ada di bawah 1:10 saat dikendarai di dalam kota.

Satu Orang Satu Mesin

Mercedes-Benz AMG E 53 4Matic plus Sedan

Sebenarnya, kendaraan bertipe AMG ini memiliki jargon khusus untuk membantunya dalam mendapatkan brandingan, yakni “One Man One Engine”, atau dalam bahasa Indonesia berarti “Satu Orang Satu Mesin”.

Jargon ini menjadi salah satu fitur terpenting yang membedakan antara kendaraan Mercedes-Benz AMG dan varian umum lainnya.

Sesuai namanya, masing-masing dari mesinnya dibuat dengan tangan ahli di fasilitas manufaktur secara eksklusif yang terletak di Affalterbach, Jerman.

⚡LAGI VIRAL!  Konsumsi BBM Mercedes-Benz V-Class, Van Besar yang Mewah

Jargon ini pun bukanlah isapan jempol semata. Jika kamu bermain ke pabriknya, maka akan melihat bahwa satu mesin yang tersemat pada satu mobil Mercedes-Benz AMG E 53 4Matic Plus Sedan dibuat dan diberi perhatian penuh oleh satu orang.

Mercedes-Benz AMG E 53 4Matic plus Sedan

Kemudian setelah selesai, mesin ditandai dengan nama pencipta, simbol perawatan individu, dan detail yang dibuat.

Tak tanggung-tanggung, Mercedes-Benz bahkan menerapkan filosofi ini pada semua kendaraannya.

Tak heran jika perusahaan otomotif ini selalu menganggap bahwa setiap elemen – sekecil apapun itu – merupakan bagian integral dalam membangun sesuatu yang lebih besar dan indah.

Ini jugalah yang menjadikan merk Mercedes-Benz begitu mewah dan dibandrol dengan harga milyaran rupiah.

About Mobil Series

Check Also

Konsumsi BBM Fuso Fighter FN 62, Mobil Aset Pengundang Cuan

Siapa bilang mobil hanya bersifat liabilitas? Buktinya, sekalipun konsumsi BBM miliknya sangatlah deras, akan tetapi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *